Wednesday, January 9, 2008

Semanggi Suroboyo


Semanggi adalah sekelompok paku air (Hydropterides) dari marga Marsilea) yang di Indonesia mudah ditemukan di pematang sawah atau tepi saluran irigasi. Morfologi tumbuhan marga ini khas, karena bentuk entalnya yang menyerupai payung yang tersusun dari empat anak daun yang berhadapan. Semua anggotanya heterosphor. Daun tumbuhan ini (biasanya M. crenata) biasa dijadikan bahan makanan yang dikenal sebagai pecel semanggi, khas dari daerah Surabaya. Organ penyimpan spora (disebut sporokarp) M. drummondii juga dimanfaatkan oleh penduduk asli Australia (aborigin) sebagai bahan makanan.

Di atas adalah keterangan mengenai semanggi dari wiki..
Semanggi menjadi salah satu bahan utama makanan khas Jawa Timur khususnya Surabaya. Dibuat dari daun semanggi yang dikukus dan kemudian dinikmati dengan sambal kacang ditambah petis. Semanggi dihidangkan dengan picuk daun pisang dengan tambahan sayur kecambah, kangkung, kerupuk uli yang terbuat dari beras serta bumbu yang terbuat dari ketela rambat. Ada bermacam-macam versi sambal untuk semanggi. Pedas dan nikmat....

Hari pertama di tahun 2008 yang lalu adalah saat dimana kami pertama kali merasakan nikmatnya Semanggi Suroboyo ini. He..he...he... sudah lebih dari 10 tahun di sini baru tahu sekarang. Siang jam 11-an ibu penjual lewat dengan gendongannya di depan rumah. Ternyata si ibu bertempat tinggal di Benowo (Surabaya Utara - Barat yang berbatasan dengan Gresik), jauh juga Benowo - Sepanjang. Pesan 4 (empat) porsi dan extra beberapa krupuk uli akhirnya ludes juga. Wah.! Manteb.

2 comments:

Anonymous said...

Pakdhe.. alamat web-nya Mbah Bajang di link dong.. skalian..

http://keluargabajang.blogspot.com

oke?!

ps: nice blog, cute kids, dotted wife.. hehehehe.. mbak Ind cacaren pancet ayu!

Bayu Pancoro said...

Ya...ya...ya...

Sampun bu Lik....