Warung itu terdiri dari dua bagian, yang luar dan dalam yang masing masing dipenuhi deretan meja panjang yang menampung 10 tempat duduk. Di bagian luar diberi stan khusus untuk pesanan yang di bungkus untuk dibawa pulang. Di depan stan itu tertata meja dan kursi pelanggan. Masuk di bagian dalam, di sebelah kiri ada kasir dan tempat pelayanan. Dengan format sama seperti bagian luar.
Di depan kedua bagian warung itu dimanfaatkan untuk lahan parkir pelanggan. Tetapi lahan tersebut tidak mampu menampung kendaraan pelanggan sehingga meluber ke sebelah dan seberang jalan. Tetapi tidak perlu kawatir, di area tersebut banyak tukang parkirnya. Ya! Betul, banyak tukang parkir bukan hanya satu yang akan mengatur parkir.
Bakso yang tersaji terdiri dari beberapa biji meat ball, bihun dan kuah yang ringan dengan rasa lada yang menyengat. Meat ball/ baksonya sangat keras [masuk kategori kres!] dan getas. Apakah ini dibantu dengan bahan bahan kimia ? Atau pembuatannya dengan teknik khusus ? Silakan dianalisa sendiri.
Bakso SONY ini telah mempunyai cabang di beberapa daerah di Lampung. Sepertinya bisa menjadi salah satu ikon kuliner Lampung. Silakan untuk mencoba sendiri.
No comments:
Post a Comment